Bacaan

Baca sajada wajhi saat sujud.

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Sajada wajhî lilladzî khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam'ahu wa basharahu bi hawlihi wa quwwatihi

Wajahku sujud kepada Zat yang menciptakannya dan membentuknya, yang membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya.

Arti kata

Selengkapnya

Ubah tampilan
Ubah tampilan
  • NU Online: tata cara sujud tilawah; Raudlatut Thalibin

    Sunnah satu kali sujud saat membaca atau mendengar ayat sajdah, dalam atau luar sholat. Luar sholat: suci dari hadas dan najis, kiblat, takbiratul ihram angkat tangan, takbir turun tanpa angkat tangan, sujud sekali, duduk sejenak tanpa tahiyat, salam. Dalam sholat: takbir tanpa angkat tangan, sujud, berdiri lanjutkan. Makmum mengikuti imam. Bacaan: Sajada wajhî… Nawawi: doa sujud biasa juga boleh. Tidak wajib berdiri dulu (pendapat yang rajih menurut Nawawi).

    Bukan rukun sholat. Meninggalkan tidak membatalkan sholat.

    Sumber lengkap
    Kitab
    Fiqh Manhaji / Nawawi / NU Online
    Teks
    Sunnah satu kali sujud saat membaca atau mendengar ayat sajdah, dalam atau luar sholat. Luar sholat: suci dari hadas dan najis, kiblat, takbiratul ihram angkat tangan, takbir turun tanpa angkat tangan, sujud sekali, duduk sejenak tanpa tahiyat, salam. Dalam sholat: takbir tanpa angkat tangan, sujud, berdiri lanjutkan. Makmum mengikuti imam. Bacaan: Sajada wajhî… Nawawi: doa sujud biasa juga boleh. Tidak wajib berdiri dulu (pendapat yang rajih menurut Nawawi).